UPAYA PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN FIP MELALUI OUTBOND

Fakultas Ilmu Pendidikan menyelenggarakan outbond bagi seluruh karyawan di bumi perkemahan Babarsari pada sabtu, 19 November 2011 untuk menciptakan suasana baru setelah penat bekerja. Outbond dipimpin oleh Bapak Prof. Dr. Jumhan Pida beserta para kru yang telah mempersiapkan berbagai jenis permainan untuk memupuk rasa kerjasama antar karyawan FIP.  Hadir dalam outbond, Dekan FIP, Bapak Dr. Haryanto, M.Pd beserta Ibu, dan para wakil dekan beserta ibu yang turut serta dalam permainan outbond. Dr. Haryanto, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan semoga outbond kali ini berdampak pada peningkatan kinerja di kantor, karena pada setiap permaian terdapat nilai disiplin, sportif, jujur dan penuh kreativitas. Secara resmi, Dekan membuka acara outbond yang dilanjutkan dengan pengarahan oleh instruktur.
Permainan pertama adalah pemanasan bagi para peserta dilanjutkan ice breaking dengan memindahkan gelang menggunakan batang korek api yag digigit oleh masing-masing peserta outbond. Gelang tidak boleh jatuh dari peserta pertama hingga peserta yang terakhir, kemudian membuat lingkaran dengan saling bergandeng tangan membentuk lingkaran terkecil. Adapun permaian inti adalah jembatan bambu, dimana jembatan dibuat oleh peserta dengan cara dipegang kemudian dilewati oleh anggota kelompoknya untuk menyebrang dari ujung lapangan menuju garis finish yang telah ditentukan. Permaianan ini cukup menguras tenaga karena jarak yang ditempuh cukup panjang padahal bambu yang tersedia hanya 8 buah. Permainan yang tidak kalah seru adalah menjatuhkan diri dari balok yang tersusun kurang lebih 2 m, kemudian diterima oleh anggota kelompoknya. Hanya beberapa peserta yang berani melakukan permainan ini mengingat perlunya keberanian dan kepercayaan kepada peserta penerima di bawahnya. Dekan pun tak ketinggalan mencoba permainan ini dengan hasil yang memuaskan sehingga memperoleh pujian dari Prof. Dr. Jumhan Pida selaku instruktur.
Puncak acara outbond adalah permainan evakuasi anggota dari hulu ke hilir menggunakan perahu yang dirakit dari papan, bambu, dan ban pelampung. Tiap kelompok berusaha mengevakuasi anggotanya satu persatu, walaupun hujan mengguyur permainan tidak berhenti justru peserta semakin bersemangat menggunakan perahu. Perahu terbalik atau perahu tersangkut pada batu dialami para peserta, namun peserta tetap gigih menyelesaikan permaianan. Dengan tubuh basah kuyup, akhirnya permainan pun berakhir dan wajah sumringah terlihat pada diri peserta menutup acara pada hari itu. Prof. Dr Jumhan Pida salut atas semangat yang ditunjukkan oleh para karyawan FIP, baru kali ini beliau melihat peserta outbond yang benar-benar menggunakan semua yang disediakan secara efektif dan efisien sehingga sehingga setiap permainan dapat diselesaikan dengan baik. (zulfa)