Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan bertajuk "Penyederhanaan dan Inovasi SOP Kepegawaian" pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Ruang Sasana Citra, Dinas, Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini berfokus pada penelaahan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan Sub Bagian Kepegawaian yang mencakup berbagai layanan administrasi kepegawaian, mulai dari tunjangan, cuti, mutasi, hingga kepangkatan pegawai, dengan sasaran utama pegawai dan tenaga pendidik di lingkungan Dinas Dikpora DIY. Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi mahasiswa PK dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui penguatan tata kelola pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel, serta memiliki keterkaitan dengan SDGs 4 (Quality Education) karena sebagian SOP yang dikaji berdampak langsung terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.
Kegiatan ini bertujuan menyederhanakan alur pelayanan kepegawaian yang sebelumnya dinilai panjang, dengan salah satu SOP bahkan mencapai 14 tahapan. Proses pelaksanaannya diawali dengan menelaah kondisi eksisting setiap SOP, kemudian merumuskan ulang alur tersebut menjadi versi yang lebih ringkas melalui pendekatan digitalisasi maupun penyederhanaan prosedur manual. Beberapa inovasi yang dirancang antara lain digitalisasi surat edaran, penerapan sistem paperless melalui portal kepegawaian, validasi data secara terintegrasi antarsistem, persetujuan berjenjang berbasis Tanda Tangan Elektronik (TTE) tersertifikasi BSRE, serta pengarsipan dan pelaporan otomatis. Hasil kajian tersebut kemudian dipresentasikan kepada jajaran Sub Bagian Kepegawaian Dinas Dikpora DIY sebagai bahan masukan bagi peningkatan mutu layanan, dengan melibatkan mahasiswa PK UNY sebagai penyusun kajian dan dosen pembimbing lapangan sebagai pendamping kegiatan.


Melalui kegiatan ini, beberapa SOP yang dikaji berhasil dipetakan ulang menjadi alur kerja yang lebih ringkas, efisien, dan terstandar dibandingkan sebelumnya. Manfaat dari kegiatan ini turut memberikan kontribusi terhadap capaian SDGs 16 melalui penguatan tata kelola pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel, sekaligus mendukung SDGs 4 melalui percepatan layanan yang berkaitan dengan kesejahteraan tenaga pendidik. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman nyata dalam memahami proses birokrasi dan tata kelola pelayanan publik di instansi pemerintah.
Melalui hasil kajian ini, diharapkan usulan penyederhanaan dan inovasi SOP dapat ditindaklanjuti serta diimplementasikan secara nyata oleh Dinas Dikpora DIY, sehingga pelayanan kepegawaian di lingkungan Provinsi DIY dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan akuntabel bagi seluruh ASN dan tenaga pendidik.
Penulis: Najwa Dwiara Adhani Wibowo
Editor: Humas FIP UNY