Langkah nyata menuju internasionalisasi dan penguatan mutu akademik terus digencarkan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pada Selasa (23/6/2026), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY resmi menggelar diskusi kolaborasi penelitian dan kerja sama internasional bersama salah satu perguruan tinggi ternama negeri jiran, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.
Ruang Sidang Dekanat FIP UNY mendadak hangat oleh atmosfer intelektual yang tinggi pada Selasa siang. Bukan sekadar pertemuan formal biasa, ruang tersebut menjadi saksi bisu dirumuskannya visi besar pendidikan masa depan antardua negara serumpun. Kehadiran akademisi terkemuka asal Malaysia, Prof. Dr. Nordin bin Mamat dari UPSI, menjadi pemantik diskusi krusial untuk membawa riset-riset pendidikan di Asia Tenggara melompat ke panggung dunia.
Agenda strategis yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Dekan FIP UNY, Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd. Pentingnya acara ini terlihat dari antusiasme internal fakultas, di mana seluruh jajaran ketua departemen dan ketua program studi (prodi) di lingkungan FIP UNY turut hadir berpartisipasi aktif.
Diskusi berjalan interaktif dan dinamis. Fokus utama pertemuan ini adalah memetakan potensi joint research (penelitian bersama), publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi global, hingga peluang pengabdian masyarakat lintas negara. Kerja sama ini dinilai sangat strategis mengingat FIP UNY dan UPSI Malaysia memiliki kesamaan visi dalam mencetak pendidik dan ahli visi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam kepemimpinannya di diskusi tersebut, Dekan FIP UNY, Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd., menekankan bahwa kolaborasi internasional ini merupakan kebutuhan mutlak di era modern. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, melainkan harus melahirkan luaran (output) konkret yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan kontemporer, baik di Indonesia maupun di Malaysia.
Sementara itu, Prof. Dr. Nordin bin Mamat menyambut baik keterbukaan dan kesiapan FIP UNY. Pihak UPSI melihat FIP UNY sebagai mitra strategis yang memiliki rekam jejak akademis yang kuat, sehingga kolaborasi riset ini diyakini akan memberikan dampak multiplikasi yang signifikan bagi kedua belah pihak.
Diskusi yang berlangsung produktif ini diakhiri dengan kesepakatan awal mengenai timeline pelaksanaan program dan perumusan draf kerja sama yang lebih teknis. Pertemuan ini menjadi babak baru bagi FIP UNY dalam menegaskan posisinya di kancah global. Melalui jabat erat akademik antara UNY dan UPSI Malaysia ini, optimisme baru membubung tinggi demi melahirkan inovasi-inovasi pendidikan yang berdampak luas bagi peradaban masyarakat global.