Yogyakarta, 25-02-2026 - Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Departemen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Stadium Generale bertema “Neuroscience di Balik Trauma” pada Rabu (25/2/2026) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Judith Howard dari School of Education, Queensland University of Technology, Australia.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FIP UNY, Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya integrasi temuan neurosains dalam praktik pendidikan dan layanan Bimbingan dan Konseling, terutama dalam memahami dampak trauma terhadap perkembangan peserta didik. “Pemahaman tentang bagaimana otak merespons pengalaman traumatis menjadi fondasi penting dalam membangun pendekatan layanan yang lebih empatik, ilmiah, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Departemen PPB FIP UNY, Prof. Dr. Budi Astuti, M.Si. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Departemen PPB dalam memperkuat wawasan global serta memperkaya perspektif keilmuan mahasiswa dan dosen melalui kolaborasi internasional.
Dalam pemaparannya, Prof. Judith Howard menjelaskan bagaimana pengalaman traumatis memengaruhi struktur dan fungsi otak, khususnya pada sistem limbik seperti amigdala serta peran korteks prefrontal dalam regulasi emosi dan pengambilan keputusan. Lebih lanjut, ia memaparkan pentingnya pendekatan layanan pendidikan dan konseling yang sensitif terhadap pengalaman traumatis peserta didik guna menciptakan lingkungan belajar yang aman secara emosional, suportif, serta responsif terhadap kebutuhan psikologis siswa.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi pendekatan berbasis neurosains dalam konteks pendidikan Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.45 WIB ini diikuti oleh 255 peserta dari berbagai kalangan, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pengembangan praktik konseling berbasis riset mutakhir.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Program Studi BK FIP UNY dalam memperkuat kapasitas akademik dan profesional di bidang layanan konseling berbasis bukti (evidence-based practice). Melalui forum ilmiah semacam ini, FIP UNY terus berupaya menghadirkan diskursus global yang relevan dengan tantangan pendidikan masa kini.